IDXChannel - Bank Pembangunan Asia (ADB) akan memobilisasi USD30 miliar atau sekitar Rp520 triliun hingga 2030 untuk Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).
Dana tersebut akan digunakan untuk membantu pembangunan jangka panjang di kawasan ASEAN, serta mengatasi guncangan eksternal.
Presiden ADB Masato Kanda mengumumkan komitmen tersebut saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-48 di Cebu, Filipina pekan ini.
"ASEAN memiliki prioritas yang jelas dan ambisi yang kuat, tetapi tantangannya sekarang adalah implementasi, terutama karena kawasan ini menghadapi periode krisis yang semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian geopolitik hingga guncangan ekonomi," kata Kanda, dilansir dari Xinhua pada Sabtu (9/5/2026).
"Sebagai bank utama di kawasan ini, ADB menyalurkan pembiayaan, keahlian, dan serangkaian investasi sektor publik dan swasta untuk secara langsung mendukung prioritas ASEAN dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di seluruh kawasan," ujarnya.
Komitmen ADB ini akan menargetkan sejumlah proyek unggulan regional. Paket keuangan tersebut mencakup USD6 miliar untuk memperdalam pasar modal dan USD5 miliar untuk mempercepat ASEAN Power Grid.
Paket ini juga memobilisasi investasi untuk memajukan kecerdasan buatan (AI), mendukung ekonomi biru, dan memperkuat pemeliharaan sungai. (Wahyu Dwi Anggoro)