IDXChannel - Saham-saham sektor kesehatan dan farmasi di Bursa Efek Indonesia (BEI) melonjak pada perdagangan Jumat (8/5/2026), dipicu spekulasi pasar terkait kemunculan kasus virus Hanta atau hantavirus yang mulai menjadi perhatian global dalam beberapa hari terakhir.
Lonjakan terjadi di berbagai saham kesehatan lapis dua dan tiga, bahkan sejumlah emiten menyentuh auto rejection atas (ARA).
Pada perdagangan Jumat, saham PT Hetzer Medical Indonesia Tbk (MEDS) melonjak hingga ARA 34,48 persen ke level Rp117 per unit. Dalam sepekan, saham MEDS telah melesat 51,95 persen.
Selain itu, saham PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) melesat ARA 25,00 persen ke Rp510 per unit, PT Phapros Tbk (PEHA) melonjak ARA 24,83 persen ke Rp372 per unit, serta PT Kimia Farma Tbk (KAEF) melejit ARA 24,51 persen ke Rp635 per unit.
Penguatan juga terjadi pada saham PT Royal Prima Tbk (PRIM) yang naik 9,88 persen, PT Haloni Jane Tbk (HALO) menguat 8,64 persen, PT Diastika Biotekindo Tbk (CHEK) naik 7,86 persen, PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) menguat 6,67 persen.