AALI
11950
ABBA
189
ABDA
6250
ABMM
3230
ACES
1015
ACST
165
ACST-R
0
ADES
4800
ADHI
680
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
3190
AGAR
332
AGII
1925
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
61
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
159
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1020
AKSI
234
ALDO
920
ALKA
298
ALMI
272
ALTO
199
Market Watch
Last updated : 2022/05/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
543.10
1.19%
+6.37
IHSG
6793.41
2.24%
+148.95
LQ45
1016.00
1.18%
+11.88
HSI
20644.28
0.2%
+41.76
N225
26911.20
0.94%
+251.45
NYSE
0.00
-100%
-15259.82
Kurs
HKD/IDR 1,869
USD/IDR 14,690
Emas
859,367 / gram

Ahok Kandidat Kuat Jadi Kepala Otorita IKN, KSP: Jangan Resah dan Gatal

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Rabu, 26 Januari 2022 10:59 WIB
Nama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk dalam bursa Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN).
Ahok Kandidat Kuat Jadi Kepala Otorita IKN, KSP: Jangan Resah dan Gatal (FOTO: MNC Media)
Ahok Kandidat Kuat Jadi Kepala Otorita IKN, KSP: Jangan Resah dan Gatal (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Nama Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masuk dalam bursa Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN).  Nantinya Presiden Joko Widodo sendiri yang akan memilih siapa yang nantinya dipilih memimpin IKN yang baru di Kalimantan Timur.

Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki hak prerogatif dalam menentukan kepala otorita ibu kota negara (IKN) Nusantara. Dengan demikian, dia mengungkapkan bahwa siapapun yang dipilih Presiden Jokowi harus diterima.

“Ya presiden yang punya kewenangan memilih, menetapkan. Kan begitu perintah UU. Tidak boleh tidak harus terima. Kecuali dia punya kewenangan. Kan Kewenangan mutlak ada pada presiden,” katanya saat dihubungi, Rabu (26/1/2022).

Dia mengatakan bahwa pada tahun 2020 Presiden Jokowi sempat menyebut berbagai nama. Diantaranya Mantan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mantan Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro, Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

Kemudian belakangan Presiden Jokowi juga menyebutkan kriteria kepala otorita yakni berlatar belakang engineer atau seorang insinyur, punya latar belakang sukses memimpin daerah,  dan arsitek.

Dia pun mencontohkan jika Jokowi pada akhirnya memilih Ahok maka tidak seharusnya ada pihak-pihak yang terganggu dan gatal.

“Nah kemudian kalau nanti presiden kemudian memilih satu diantara kriteria yang beliau sebutkan, atau sebutlah beliau memilih Ahok. Kenapa mesti ada orang yang resah, gelisah, terganggu kalau presiden memilih ahok. Kan tidak rasional itu. Kalau nanti presiden memilih Ahok kemudian kenapa orang pada gemes, pada gatel badannya. Kan lucu,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD