IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono memberikan lampu kuning terhadap wacana pengembangan kereta cepat Jakarta-Surabaya.
AHY menegaskan, pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya bukan proyek murah dan kecil. Sehingga, masih perlu kajian yang mendalam agar tidak masalah di kemudian hari, baik dari masalah beban keuangan negara, maupun operasionalnya.
Hal ini seperti yang tengah terjadi pada proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Proyek yang dibangun pada masa Presiden ke-7 RI Joko Widodo itu kini meninggalkan utang sekitar USD7,2 miliar atau setara Rp116 triliun.
Sumber pembiayaan tersebut mayoritas berasal dari China Development Bank (CDB) dengan suku bunga sekitar 3,5-4 persen.