sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan

Economics editor Rohman Wibowo
25/06/2026 18:30 WIB
AHY menyoroti pentingnya reformasi tata kelola sektor kebandarudaraan nasional demi memperkuat konektivitas di Indonesia. 
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan. (Foto: Rohman/iNews Media Group)
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan. (Foto: Rohman/iNews Media Group)

AHY menekankan bahwa peningkatan peringkat Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang kini berada di posisi 25 dunia menjadi bukti nyata bahwa perbaikan sistem membuahkan hasil. Ia optimistis dengan terus membenahi tata kelola, Indonesia mampu melompat ke jajaran 10 besar bandara terbaik di dunia dalam waktu dekat.

"Kenapa tidak Bandara Soekarno Hatta ini bisa menjadi 10 bandara terbaik di dunia? Sebetulnya dari tahun ke tahun telah terjadi peningkatan kualitas dan peringkat dibandingkan sejumlah bandara internasional secara negara sahabat," tambah AHY.

AHY juga menyoroti kompleksitas faktor eksternal yang memengaruhi industri penerbangan, termasuk dinamika geopolitik global dan fluktuasi harga minyak yang menyumbang 40 persen biaya operasional maskapai.

Pemerintah telah menyiapkan skenario mitigasi untuk merespons ketidakpastian tersebut, termasuk menjaga stabilitas harga energi yang krusial bagi keberlangsungan industri penerbangan.

"Kita harus tetap membumi pada realitas dunia hari ini, di mana dinamika ekonomi global berpengaruh sedikit banyak pada industri penerbangan termasuk harga bahan bakar," kata AHY.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement