sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen Tercapai selama Ramadan

Economics editor Anggie Ariesta
21/03/2026 11:09 WIB
Airlangga meyakini aktivitas masyarakat selama Ramadan menjadi motor penggerak utama pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun ini.
Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen Tercapai selama Ramadan. (Foto: Anggie/iNews Medi a Group)
Airlangga Optimistis Pertumbuhan Ekonomi 5,5 Persen Tercapai selama Ramadan. (Foto: Anggie/iNews Medi a Group)

IDXChannel - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, meyakini aktivitas masyarakat selama Ramadan menjadi motor penggerak utama pencapaian target pertumbuhan ekonomi tahun ini.

Airlangga menegaskan bahwa indikator yang muncul selama bulan puasa memberikan sinyal positif bagi performa ekonomi nasional.

"Kelihatannya target 5,5 persen bisa dicapai, geliat selama Ramadan," ujar Airlangga saat ditemui usai salat Id di Masjid Salahuddin Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Sabtu (21/3/2026).

Mengenai tren kenaikan harga atau inflasi di musim lebaran kali ini, Airlangga menjelaskan bahwa pemerintah masih terus memantau data secara berkala hingga masa perayaan berakhir.

Namun, ia memberikan catatan penting mengenai perbandingan angka inflasi tahun ini dengan tahun sebelumnya.

“Nanti kita lihat, inflasi kan perhitungannya lebih cepat, jadi kita lihat saja sampai akhir dari Lebaran, tetapi base-nya tahun kemarin rendah,” ungkap Airlangga.

Airlangga menyebutkan adanya fenomena low base (basis rendah) pada tahun lalu yang dipicu oleh deflasi di sektor energi, khususnya tarif listrik pada Februari 2025. Hal ini diprediksi akan membuat angka inflasi 2026 secara statistik tampak lebih tinggi.

"Tahun kemarin kan sampai Februari itu ada listriknya, jadi itu yang membuat inflasi tahun kemarin kan untuk dari segi listriknya deflasi," tuturnya.

Ketika dikonfirmasi mengenai ketiadaan faktor deflasi listrik tersebut pada tahun ini, Airlangga membenarkan bahwa hal itu akan berdampak pada angka inflasi yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

"Ya, karena enggak ada kan berarti angkanya akan lebih tinggi," tambah Airlangga.

Selain Airlangga, turut melaksanakan saalat Idulfitri di Kantor Pusat DJP, Sabtu (21/3/2026), yaitu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wamenkeu Juda Agung, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto, beserta keluarga ASN lainnya

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement