Airlangga menyebutkan adanya fenomena low base (basis rendah) pada tahun lalu yang dipicu oleh deflasi di sektor energi, khususnya tarif listrik pada Februari 2025. Hal ini diprediksi akan membuat angka inflasi 2026 secara statistik tampak lebih tinggi.
"Tahun kemarin kan sampai Februari itu ada listriknya, jadi itu yang membuat inflasi tahun kemarin kan untuk dari segi listriknya deflasi," tuturnya.
Ketika dikonfirmasi mengenai ketiadaan faktor deflasi listrik tersebut pada tahun ini, Airlangga membenarkan bahwa hal itu akan berdampak pada angka inflasi yang lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Ya, karena enggak ada kan berarti angkanya akan lebih tinggi," tambah Airlangga.
Selain Airlangga, turut melaksanakan saalat Idulfitri di Kantor Pusat DJP, Sabtu (21/3/2026), yaitu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Wamenkeu Juda Agung, Direktur Jenderal Pajak Bimo Wijayanto, beserta keluarga ASN lainnya
(Febrina Ratna Iskana)