sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Airlangga Ungkap Dugaan Selisih Data Dagang Puluhan Miliar Dolar AS dengan AS-China

Economics editor Anggie Ariesta
25/05/2026 12:25 WIB
Nilai perbedaan komparasi data ekspor-impor tersebut ditaksir menembus angka puluhan miliar dolar AS.
Airlangga Ungkap Dugaan Selisih Data Dagang Puluhan Miliar Dolar AS dengan AS-China. Foto: iNews Media Group.
Airlangga Ungkap Dugaan Selisih Data Dagang Puluhan Miliar Dolar AS dengan AS-China. Foto: iNews Media Group.

Pemerintah sendiri telah menetapkan tenggat waktu bahwa ekspor komoditas andalan berupa minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO), batu bara, dan ferro alloy diwajibkan masuk ke dalam ekosistem anyar ini menggunakan mekanisme rekan eksportir (co-exporter) bersama PT DSI yang akan berlaku efektif mulai 1 Juni 2026.

Kendati regulasi ini mengikat secara hukum, pemerintah memastikan jalannya masa transisi tidak akan memotong atau membatalkan kontrak dagang yang sudah berjalan antara pengusaha lokal dengan pembeli di luar negeri.

Pada fase awal implementasi, para pemilik barang dan perusahaan eksportir eksisting tetap diberikan kelonggaran untuk mengeksekusi pengiriman logistik kepada mitra bisnis masing-masing. 

Hanya saja, pelaku usaha kini diwajibkan secara administratif untuk menyertakan nama PT DSI sebagai co-exporter saat melakukan pengurusan dokumen ekspor di dalam sistem terintegrasi Indonesia National Single Window (INSW).

(NIA DEVIYANA)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement