AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Akibat Perubahan Iklim, Indonesia Berpotensi Rugi Rp544 Triliun Hingga 2024

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Kamis, 12 Mei 2022 17:44 WIB
diperlukan sejumlah kebijakan khusus yang tepat dan terukur guna mengantisipasi ancaman tersebut.
Akibat Perubahan Iklim, Indonesia Berpotensi Rugi Rp544 Triliun Hingga 2024 (foto: MNC Media)
Akibat Perubahan Iklim, Indonesia Berpotensi Rugi Rp544 Triliun Hingga 2024 (foto: MNC Media)

IDXChannel - Indonesia diperkirakan berpotensi menderita kerugian hingga Rp544 triliun sampai tahun 2024 mendatang bila abai dan tidak serius dalam penanggulangan perubahan iklim yang tengah terjadi. Karenanya, diperlukan sejumlah kebijakan khusus yang tepat dan terukur guna mengantisipasi ancaman tersebut.

"Indonesia berpotensi mengalami kerugian ekonomi hingga sekitar Rp544 triliun rupiah pada periode 2020-2024 akibat perubahan iklim, jika tidak ada intervensi kebijakan khusus untuk memitigasi risiko perubahan iklim," ujar Deputi Bidang Ekonomi Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Amalia Adininggar Widyasanti, dalam sebuah diskusi virtual, Rabu (11/5/2022).

Salah satu kebijakan yang dibutuhkan terkait kondisi itu, menurut Amalia, adalah transisi ekonomi hijau. Langkah tersebut diyakini dapat memitigasi risiko kerugian yang sudah ada di depan mata tersebut. Jika tidak dilakukan, maka cita-cita 100 tahun Indonesia maju pada tahun 2045 menurut Amalia menjadi sulit untuk dicapai.

"Indonesia harus menuju transisi ke arah perekonomian baru agar visi Indonesia 2045 dapat tercapai untuk keluar dari middle income trap," sambungnya.

Amalia menjelaskan pemerintah telah menyiapkan setidaknya dua strategi yang bakal dipakai kedepan untuk menanggulangi krisis iklim agar tidak berdampak dalam pada perekonomian.

Pertama adalah dengan memperkuat keyajan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas, dan kedua adalah membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD