Dari alokasi tersebut, BGN membidik total target penerima manfaat mencapai 72.464.886 jiwa (sekitar 72,5 juta orang) di seluruh Indonesia sepanjang 2027.
Penerima manfaat ini terbagi ke dalam dua kelompok sasaran utama. Pertama adalah peserta didik dan tenaga Pendidik yang dialokasikan anggaran sebesar Rp198,96 triliun untuk menjangkau 60.599.777 penerima manfaat secara bertahap.
Cakupannya mencakup siswa PAUD, TK, SD, MI, SMP, MTs, SMA, MA, SMK, SLB, santri di pondok pesantren, hingga guru dan tenaga kependidikan.
Kedua adalah kelompok 3P (Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita) yang dialokasikan anggaran sebesar Rp33,54 triliun untuk 11.865.109 penerima manfaat. Rinciannya mencakup sekitar 8 juta balita, 1,75 juta ibu hamil, dan 2 juta ibu menyusui.
Sudaryono berharap dengan penetapan pagu anggaran ini, BGN dapat menjalankan intervensi gizi secara merata dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas SDM nasional.