AALI
9925
ABBA
290
ABDA
7000
ABMM
1380
ACES
1275
ACST
194
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
840
ADMF
7625
ADMG
188
ADRO
2310
AGAR
364
AGII
1390
AGRO
1325
AGRO-R
0
AGRS
163
AHAP
70
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
800
AKSI
755
ALDO
1375
ALKA
314
ALMI
288
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
513.72
1.77%
+8.94
IHSG
6726.37
1.5%
+99.50
LQ45
959.76
1.74%
+16.42
HSI
24965.55
0.05%
+13.20
N225
27522.26
-0.9%
-250.67
NYSE
0.00
-100%
-16818.98
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,345
Emas
847,450 / gram

Antisipasi Musim Hujan, BUMN Amankan Pupuk Bersubsidi

ECONOMICS
Suparjo Ramalan
Jum'at, 05 November 2021 11:00 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyiapkan stok pupuk subsidi di gudang-gudang secara lebih awal.
Pupuk Ilustrasi
Pupuk Ilustrasi

IDXChannel - PT Pupuk Indonesia (Persero) mulai menyiapkan stok pupuk subsidi di gudang-gudang secara lebih awal. Upaya itu untuk mengantisipasi perubahan iklim yang berdampak pada pendistribusian pupuk bersubsidi.

SVP Perencanaan & Manajemen PSO Pupuk Indonesia, Eric Juliana Rachman menyebut, saat ini stok pupuk bersubsidi mencapai sebesar 2,17 juta ton. Sementara stock di gudang lini 3 mencapai 294 persen dari stok minimum yang ditetapkan pemerintah. 

“Kami segera melakukan pengiriman ke gudang-gudang, karena kondisi cuaca juga dapat menghambat transportasi laut maupun darat,” ujar Eric, dikutip Jumat (5/11/2021).

Untuk mengoptimalkan penyaluran pupuk bersubsidi, perusahaan juga membangun sistem teknologi informasi. Diantaranya melalui sistem penebusan online oleh distributor, serta melakukan pemantauan stok secara online melalui Distribution Planning & Control System (DPCS). Kelebihannya, sistem ini dapat melakukan pemantauan hingga lini 4 (kios).

Selain itu, saat ini perseroan sedang mengembangkan Retail Management System (RMS). Aplikasi itu diperuntukkan bagi penebusan pupuk komersil.

Bahkan, aplikasi dapat mengcapture data pembeli dan beroperasi secara online maupun offline. Kedepan dimungkinkan RMS ini digunakan sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi. 

“Sistem ini sudah kami sampaikan ke pemerintah, namun saat ini masih pada tahap uji coba atau pilot project dan digunakan sebagai aplikasi penebusan pupuk non-subsidi,” katanya. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD