AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Antisipasi Wisatawan Membludak saat Libur Sekolah, Pengelola Wisata Diminta Jangan Lengah

ECONOMICS
Adi Haryanto
Kamis, 30 Juni 2022 15:33 WIB
Kewaspadaan tetap harus diterapkan karena kasus COVID-19 belum sepenuhnya hilang.
Antisipasi Wisatawan Membludak saat Libur Sekolah, Pengelola Wisata Diminta Jangan Lengah (FOTO:MNC Media)
Antisipasi Wisatawan Membludak saat Libur Sekolah, Pengelola Wisata Diminta Jangan Lengah (FOTO:MNC Media)


IDXChannel - Pengelola wisata di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), diminta mengantisipasi adanya lonjakan wisatawan saat momen libur sekolah tahun ini.

Kendati KBB sudah masuk PPKM Level 1 dan kunjungan ke objek wisata sudah diperbolehkan 100%, namun mereka jangan sampai lengah terhadap prosedur pencegahan COVID-19.

"Kami sudah memberikan surat edaran kepada para pelaku wisata, agar tetap waspada dan menerapkan prosedur pencegahan COVID-19," kata Kepala Bidang Pariwisata, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud), KBB, David Oot, Kamis (30/6/2022).

Menurutnya, kewaspadaan tetap harus diterapkan karena kasus COVID-19 belum sepenuhnya hilang. Sehingga jangan sampai muncul klaster dari tempat wisata akibat kelengahan pihak pengelola yang tidak menerapkan protokol kesehatan secara ketat. 

Sementara di sisi lain, animo masyarakat untuk berlibur sekarang kembali menggeliat setelah selama dua tahun pandemi COVID-19 ada pembatasan. Sedangkan sekarang aturan pemerintah sudah longgar dam tidak ada pembatasan perjalanan luar daerah. 

"Untuk di outdoor sudah boleh tidak pakai masker, apalagi kebanyakan wisata di KBB konsepnya ruang terbuka jadi relatif sangat aman," tuturnya. 

Vaksinasi booster kepada seluruh pekerja wisata juga sudah selesai dilakukan. Bahkan kini hampir semua objek wisata telah menerapkan aplikasi PeduliLindungi sesuai aturan pemerintah. Itu jadi salah satu syarat berwisata tetap aman dan nyaman karena prokesnya dijaga. 

"Harapan kami dengan menggeliatnya sektor wisata pendapatan daerah bisa kembali naik. Seperti pajak dari restoran, hingga kini sudah tercapai lebih dari 50%, itu jadi sinyalemen yang positif," pungkasnya.



(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD