AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Apeksi Usul Pemerintah Agar Jadikan Pemulihan Ekonomi Bali Prioritas

ECONOMICS
Chusna/Kontributor
Minggu, 19 Desember 2021 11:43 WIB
Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) meminta pemerintah memberi perhatian serius kepada pemulihan ekonomi Bali.
Apeksi Usul Pemerintah Agar Jadikan Pemulihan Ekonomi Bali Prioritas. (Foto: MNC Media)
Apeksi Usul Pemerintah Agar Jadikan Pemulihan Ekonomi Bali Prioritas. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) meminta pemerintah memberi perhatian serius kepada pemulihan ekonomi Bali. Sebab, kawasan ini sangat bertumpu pada sektor pariwisata hingga benar-benar terpuruk akibat pandemi Covid-19.

"Kita minta pemerintah pusat dan kementerian terkait agar betul-betul memperhatikan Bali yang kondisinya kritis," kata Ketua Apeksi, Bima Arya Sugiarto, di Denpasar, Minggu (19/12/2021).

Menurutnya, di saat daerah dan kota lain sudah mulai pulih dan berangsur normal, Bali sampai sekarang masih tertatih-tatih. Perekonomian Bali sangat terpuruk hingga mengalami kontraksi atau minus yang cukup dalam. 

Bima mengaku sengaja memilih Denpasar sebagai lokasi acara Apeksi Outlook dengan memboyong 47 wali kota dari berbagai daerah. Hal itu sebagai langkah nyata membantu pemulihan ekonomi. 

Apeksi Outlook ini merupakan bukti serius kumpulan kepala daerah guna berkolaborasi membangkitkan perekonomian daerah. "Sudah lama kita menikmati Bali dan sudah saatnya hari ini kita memberikan hati kita untuk Bali," ujar Walikota Bogor ini. 

Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara mengatakan, untuk pertama kalinya dalam sejarah, perekonomian Denpasar mengalami minus cukup ekstrem. "Konkontraksi sempat mencapai minus 9,42 persen," katanya. 

Dia berharap banyak lembaga negara yang mengadakan pertemuan di Bali, khususnya Denpasar. "Kasus COVID-19 di Bali dan Denpasar sangat tekendali dan tertangani dengan baik," pungkas Bima. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD