AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Awas Penipuan! Pelanggan Telkom Jangan Pernah Membayar di Luar Agen Resmi

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Selasa, 30 November 2021 06:26 WIB
Aksi penipuan tengah marak di Indonesia, salah satunya menyamar sebagai saluran pembayaran resmi dari perusahaan penyedia jasa.
Awas Penipuan! Pelanggan Telkom Jangan Pernah Membayar di Luar Agen Resmi. (Foto: MNC Media)
Awas Penipuan! Pelanggan Telkom Jangan Pernah Membayar di Luar Agen Resmi. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Aksi penipuan tengah marak di Indonesia, salah satunya menyamar sebagai saluran pembayaran resmi dari perusahaan penyedia jasa. Kondisi ini dialami oleh salah satu pelanggan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

AVP Corcom Telkom Indonesia, Sabri Rasyid, mengatakan seluruh pelanggan Telkom dapat mengadukan masalahnya melalui nomor call center 147. Apabila terindikasi ada kasus penipuan, dia menyarankan untuk lapor kepada pihak berwajib dalam hal ini kepolisian.

"Tapi kalau kriminal (Penipuan) tentunya ke polisi, kalau kita dari sisi layanannya, kita bisa cek, kemudian telusuri," ujar Sabri kepada MNC Portal, Senin (29/11/2021).

Sabri mengatakan ketika hal semacam itu pun terjadi pihak tidak bisa memberikan ganti rugi kepada pelanggan, karena tidak ada dasar atau bukti apabila emiten berkode TLKM ini menerima uang pembayaran.

"Kalau transfer uang itu bukan ke Telkom, kita tidak ada dasar untuk mengeluarkan uang (mengganti), karena tidak ada bukti pelanggan itu transfer ke kita," sambung Sabri.

Untuk itu Sabri mengimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan transaksi melalui pihak ke tiga jika hendak melakukan pembayaran apapun kepada pihak Telkom.

"Kita mengimbau supaya transaksi itu harus melalui Channel Telkom, dilarang keras melalui petugas sales," lanjut Sabri.

Menurutnya saat ini Telkom memilik platform aplikasi yang bisa digunakan oleh masyarakat atau pengguna Telkom untuk melakukan setiap transaksi supaya lebih aman.

"Untuk setiap transaksi, Telkom sudah punya aplikasi my indihome, sudah lewat saja, itu sudah aman, kalau repot menggunakannya silahkan lewat plaza Telkom terdekat," pungkas Sabri. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD