sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Akui Operasional PLN Terganggu Imbas Kurang Suplai Batu Bara

Economics editor Rohman Wibowo
19/06/2026 04:00 WIB
Bahlil mengakui bahwa persoalan ini tidak terlepas dari kecenderungan menyusutnya kualitas kandungan kalori pada hasil produksi batu bara domestik.
Bahlil Akui Operasional PLN Terganggu Imbas Kurang Suplai Batu Bara. Foto: iNews Media Group.
Bahlil Akui Operasional PLN Terganggu Imbas Kurang Suplai Batu Bara. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengakui adanya hambatan pada hari operasi pembangkit (HOP) milik PT PLN (Persero) yang dipicu oleh minimnya suplai batu bara dengan kalori menengah atau sebesar 5.200 kcal/kg GAR. 

Adapun Kementerian ESDM juga sempat mencatat hanya sekitar 5 persen yang memiliki nilai kalori di atas 6.000 kcal/GAR dari total cadangan batu bara nasional sebesar 31 miliar ton. Sehingga jika sektor industri bergantung kuat lini operasionalnya pada batu bara kalori tinggi, maka bakal mengancam kelangsungan bisnis. 

Bahlil mengakui bahwa persoalan ini tidak terlepas dari kecenderungan menyusutnya kualitas kandungan kalori pada hasil produksi batu bara domestik.

"Itu ada kendala memang sedikit terhadap batu bara yang medium kalori, yang 5.200. Kita kan tahu bahwa sekarang kan kalori batu bara kita ini kan semakin hari semakin rendah. Nah ini yang kita lagi cari solusinya, tapi secara yang lainnya enggak ada masalah," ujar Bahlil di Kompleks Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (18/6/2026).

Dari sisi regulasi niaga, harga jual komoditas batu bara untuk kebutuhan pembangkit listrik dalam negeri saat ini masih mengacu pada ketentuan Domestic Market Obligation (DMO) sebesar USD70 per ton. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement