"Itu kan bagi yang mampu, bagi saudara-saudara kita yang mampu gitu lho. Tapi kalau yang 80 persen itu tetap menjadi bagian yang di tanggung jawab oleh pemerintah yaitu subsidi," tuturnya.
Lebih lanjut, Bahlil mengatakan kedatangannya ke Istana untuk berkonsultasi mengenai pekerjaan rutin di sektor ESDM.
"Datang mau apa melapor kepada Presiden untuk melakukan konsultasi terhadap pekerjaan-pekerjaan rutin di ESDM," kata Bahlil.
Ia menjelaskan, pembahasan dengan Presiden antara lain terkait sektor energi dan kelistrikan. "Ya menyangkut energi, ya menyangkut dengan listrik juga," ujarnya. (Febrina Ratna Iskana)