Bahlil mencontohkan Lemigas nantinya menjadi penyambung dari kontrak pembelian minyak Indonesia dengan Rusia, dari hasil lawatan Presiden beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kewenangan Lemigas untuk melakukan impotasi ini dalam rangka mengamankan pasokan di dalam negeri. Sebab PT Pertamina (Persero) terbatas dalam pengadaan impor BBM dari beberapa negara dikarenakan obligasi internasional yang saat ini dimiliki.
Sehingga perlu memastikan aktivitas perdagangan yang dilakukan perseroan tidak menabrak klausul kontrak kepatuhan finansial global.
Yuliot mengatakan Lemigas tidak hanya sekedar melakukan impor minyak dari Rusia, seperti diskusi yang sempat berjalan antara Prabowo dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, namun juga merambah ke beberapa negara seperti Nigeria hingga Angola.
"Itu pengadaan impor, ini bisa saja, kan pembicaraan dengan Rusia antar Presdien sudah berjalan. Kemudian kita juga impor bisa dari negara lain, Nigeria, Angola dan beberapa negara lain supaya geraknya cepat," kata Laode.
(Febrina Ratna Iskana)