Bahlil juga meminta pelaku usaha yang telah mendapatkan konsesi geothermal agar segera merealisasikan proyeknya. Ia mengingatkan agar konsesi tidak hanya ditahan tanpa adanya percepatan pembangunan.
Pemerintah terbuka terhadap siapa pun yang mengerjakan proyek geothermal selama memiliki komitmen dan mampu mempercepat realisasi pengembangan.
"Yang penting kalian ada punya komitmen. Bagi kami pemerintah, siapapun yang mengerjakan enggak apa-apa, yang penting cepat," tuturnya.
Ia juga meminta pemegang konsesi memiliki kesiapan yang memadai, mulai dari pendanaan, teknologi hingga sumber daya manusia. Menurutnya, proyek geothermal tidak akan berjalan apabila pengusaha hanya memiliki proposal tetapi belum memiliki kemampuan untuk mengeksekusinya.
"Pengusahanya itu harus yang punya skill, punya uang, punya teknologi, dan punya tim," ujar Bahlil.