AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Bangun Proyek RDMP Kilang Balikpapan Rp99,8 T, Pertamina Gandeng Bank Himbara

ECONOMICS
Athika Rahma
Jum'at, 31 Desember 2021 10:18 WIB
PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menjalin kerja sama dengan Bank Himbara untuk pembiayaan proyek RDMP Balikpapan.
Bangun Proyek RDMP Kilang Balikpapan Rp99,8 T, Pertamina Gandeng Bank Himbara (FOTO: Ilustrasi)
Bangun Proyek RDMP Kilang Balikpapan Rp99,8 T, Pertamina Gandeng Bank Himbara (FOTO: Ilustrasi)

IDXChannel - PT Pertamina (Persero) melalui anak usahanya PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) menjalin kerja sama dengan Bank Himbara untuk pembiayaan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan yang memiliki nilai proyek sebesar USD7 miliar atau sekitar Rp99,8 triliun.

Bank Himbara yang terlibat dalam kerjasama tersebut antara lain Bank Rakyat Indonesia, Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Tabungan Negara dan Bank Syariah Indonesia.

“Saat ini tahapan pendanaan terus bergulir dimana terdapat beberapa Bank yang telah mengirimkan Letter of Interest dan menginformasikan besaran dana yang siap dialokasikan untuk pendanaan megaproyek ini. PT KPI sudah melakukan komunikasi intens ke Himbara serta beberapa bank asing,” jelas Direktur Keuangan PT KPI Fransetya Hutabarat dalam keterangannya, Jumat (31/12/2021).

Skema investasi yang kuat dilakukan untuk menunjang keberlangsungan  RDMP Balikpapan, megaproyek kilang dan petrokimia yang bertujuan meningkatkan kapasitas pengolahan dari 260 ribu barrel per/hari menjadi 360 ribu barrel per/hari.

"Mengingat RDMP Balikpapan ini merupakan salah satu proyek terbesar Pertamina, skema pendanaan yang berkelanjutan merupakan fokus perusahaan untuk mendukung kelancaran proyek," katanya.

Guna menunjukkan akuntabilitas proyek RDMP Balikpapan, HIMBARA serta bank asing yang menjadi lenders proyek RDMP Balikpapan hadir menyaksikan milestones penting proyek yaitu pemasangan Regenerator pada unit RFCC.

Adapun, pada tanggal 28 Desember 2021, PT Kilang Pertamina Balikpapan (PT KPB) sebagai pengelola RDMP Balikpapan resmi melakukan pemasangan Regenator pada unit RFCC. Direktur Utama PT KPB Feri Yani mengatakan, regenerator tersebut berfungsi untuk meregenerasi katalis yang telah bereaksi dengan hidrokarbon dalam reaktor RFCC. Regenerator tersebut diproduksi oleh Hyundai Heavy Industries Korea.

"Adapun RFCC atau Residual Fluid Catalytic Cracking merupakan unit di kilang yang berperan meningkatkan profitabilitas kilang melalui pengolahan residu menjadi produk yang bernilai lebih tinggi," katanya.

Pemasangan regenerator pada unit RFCC berkontribusi terhadap progres positif RDMP Balikpapan yang minggu ke-3 bulan Desember 2021 telah mencapai 46,24 persen.

Upaya PT KPB dalam percepatan milestones proyek sejalan dengan tujuan dibangunnya Proyek RDMP Balikpapan yaitu meningkatkan kapasitas pengolahan Kilang Balikpapan dari 260 ribu barrel per/hari menjadi 360 ribu barrel per/hari. Selain itu, nantinya RDMP Balikpapan diproyeksikan untuk menghasilkan produk setara Euro V yang lebih ramah lingkungan.

Dengan revamping yang dilakukan, proyek RDMP Balikpapan diharapkan dapat meningkatkan fleksibilitas pengolahan crude (minyak mentah) agar mampu mengolah crude yang lebih sour. Proyek yang ditargetkan on stream pada tahun 2024 ini akan menjadi salah satu proyek terbesar Pertamina yang memiliki spirit untuk menyokong ketahanan energi negeri.

Saat ini PT KPI juga tengah menggarap berbagai proyek strategis dan membuka peluang untuk investasi dari pihak luar. Terdapat 12 proyek strategis di antaranya Biorefinery Cilacap, RDMP di kilang eksisting, Proyek Petroleum To Pharmaceutical, Petrochemical Jabar dan lainnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD