AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Bantu Korban Konflik Israel Palestina, Mer-C Terbangkan Ahli Bedah ke Gaza

ECONOMICS
Refi Sandi/MPI
Selasa, 18 Mei 2021 17:50 WIB
Organisasi kemanusiaan di bidang kedaruratan kesehatan di wilayah konflik, Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) kirimkan tenaga kesehatan ke Gaza.
MNC Media

IDXChannel- Organisasi kemanusiaan di bidang kedaruratan kesehatan di wilayah konflik, Medical Emergency Rescue Committee (Mer-C) kirimkan tenaga kesehatan beserta relawan dan juga obat-obatan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara, Palestina. Adapun langkah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap Palestina yang menjadi korban agresi militer Zionis Israel. 

"Kita kirim tim bedah ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza sekitar lima atau enam orang. Kita juga membawa alat bedah dan obat-obatan. Sebab, situasi terkini disana para dokter bedah kelelahan dan kekurangan obat-obatan," ucap Head of Presidium Mer-C, dr. Sarbini Abdul Murad kepada wartawan di Gedung Mer-C Indonesia di Jalan Kramat Lontar, Senen, Jakarta Pusat pada Selasa (18/5/2021). 

Sarbini menuturkan bahwa tim bedah yang dikirim ialah spesialis bedah ortopedi, anestesi, bedah umum, bedah plastik dan perawat bedah. Diketahui Tim Bedah tersebut tersebar diseluruh wilayah Indonesia melalui seleksi dan verifikasi ketat. 

"Semua tenaga medis yang akan dikirim sudah di seleksi dan verifikasi. Sebab, tugas ini beresiko sekali bertugas di wilayah konflik," jelasnya. 

Lebih lanjut, Sarbini menekankan belum mendapatkan kendala sejauh ini. Namun, dalam situasi pandemi Covid-19 Mer-C berkoordinasi dengan pihak Kementerian Luar Negeri dan Kedutaan Besar Indonesia di Mesir. 

"Mudah mudahan bisa dimudahkan langkah kita ini semua. Ini salah satu upaya Mer-c yang mengirim 6 orang tersebut akan mewakili 2,5 juta rakyat Indonesia," terangnya. 

Sementara itu, Mer-C akan mengupayakan segera mungkin untuk memberankatkan keenam tim bedah ke Gaza. Namun, belum dapat dipastikan tanggal keberangkatannya. 

"Kami belum dapat memastikan tanggal berapanya karena masih mengurus berkas perjalanan di tengah pandemi," ungkapnya. 

Sarbini menegaskan bahwa ini bentuk dari kepedulian Mer-C kepada Palestina. Selain itu, ini bentuk kepedulian dan kepercayaan rakyat Indonesia kepada Mer-C yang memiliki skill dan pengalaman di wilayah konflik tersebut. 

(IND)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD