AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Stok Vaksin Gotong Royong 500 Ribu Dosis, Ditujukan untuk Karyawan Swasta dan BUMN

ECONOMICS
Suparjo Ramalan/Sindonews
Selasa, 18 Mei 2021 17:47 WIB
PT Bio Farma (Persero) telah menyediakan 500.000 dosis vaksin Sinopharm untuk program vaksinasi gotong royong.
MNC Media

IDXChannel--PT Bio Farma (Persero) telah menyediakan 500.000 dosis vaksin Sinopharm untuk program vaksinasi gotong royong. Jumlah tersebut dialokasikan untuk penyuntikan karyawan swasta dan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN). 

Dalam program vaksinasi mandiri tersebut, Bio Farma sebagai Holding BUMN Farmasi melalui anak dan cucu anggota holding bertugas sebagai distributor dan melaksanakan penyuntikan vaksin Covid-19. 

Juru Bicara Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut, jumlah alokasi vaksin itu yang diberikan kepada perusahaan swasta berdasarkan usulan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin). Artinya, jumlah karyawan yang akan divaksin disesuaikan dengan stok vaksin yang ada saat ini.

Pemerintah dan Kadin berupaya agar target 20 juta karyawan swasta yang ikut dalam program vaksinasi gotong royong bisa terealisasi. Proses ini akan dilakukan secara bertahap. 

"Nah ini juga kami mengikuti usulan dari Kadin mas. Kami bertugas menyediakan dan mendistribusikan vaksin sesuai dengan usulan, tentu disinkronkan dengan stok vaksin yang ada saat ini sebesar 500.000 dosis," ujar Bambang saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (18/5/2021). 

Di tempat yang terpisah, Wakil Ketua Umum Kadin, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, kuota untuk perusahaan swasta sebanyak 330.000 vaksin. Sisanya, diperuntukkan bagi BUMN. 

"500.000 dosis yang baru datang ini, yang termasuk dengan vaksinasi hari ini, itu untuk perusahaan swasta hanya dapat 330.000 vaksin dari 500.000 vaksin itu. Sisanya dialokasikan untuk BUMN," ujar dia kepada MNC Portal Indonesia. 

Untuk vaksinasi gotong royong tahap pertama, tercatat ada 165.000 peserta atau karyawan swasta yang divaksin. Jumlah itu setara dengan 330.000 dosis vaksin yang dialokasikan

Sementara pelaksanaan vaksinasi tahap-tahap selanjutnya, Kadin akan berkoordinasi dengan Bio Farma perihal pengadaan vaksin berikutnya. 

"Makanya, kita akan setop setelah tahap ketiga. Kita evaluasi kembali kapan vaksin akan datang lagi. Bagaimana prosesnya itu kita harus menunggu dari pemerintah. Karena penyediaan vaksin ada di Bio Farma," katanya.  

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD