AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Peralihan Kendaraan Listrik Lebih Cepat dari Target, 100 Ribu Pekerja Terancam PHK

ECONOMICS
Dani M Dahwilani/iNews
Selasa, 18 Mei 2021 17:44 WIB
Produsen Mobil Jerman, Daimler menyebutkan masa peralihan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan lebih cepat dari target perusahaan pada 2039
Peralihan Kendaraan Listrik Lebih Cepat dari Target, 100 Ribu Pekerja Terancam PHK (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Produsen Mobil Jerman, Daimler menyebutkan masa peralihan kendaraan listrik (electric vehicle/EV) akan lebih cepat dari target perusahaan pada 2039. Namun, yang menjadi masalah akan ada 100.000 pekerja kehilangan pekerjaan.  

CEO Daimler Ola Kallenius mengatakan permintaan yang tinggi pada model-model kendaraan listrik Mercedes-Benz telah mendorong perusahaan mempercepat transisinya menjadi produsen mobil listrik. Ini adalah faktor yang berkontribusi besar terhadap tujuan grup menawarkan rangkaian mobil netral karbon lengkap dalam dua dekade mendatang.  

Pada awal 2021, Daimler meyakinkan investor tidak akan menghentikan produksi dan penjualan kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel. Mereka akan menggunakannya sebagai "mesin uang" untuk mendanai rencana masa depan listrik.  

Dilansir dari Carscoops, Selasa (18/5/2021), sejak ditunjuk sebagai pemimpin di Daimler, Ola Kallenius telah mengawasi peluncuran EQS, kendaraan bertenaga listrik mewah pertama Mercedes, yang akan dipasarkan sebagai alternatif S-Class premium. 

Namun, dia menolak menyebutkan tanggal pasti mesin pembakaran akan dihentikan secara permanen. 

Dia juga melihat tekanan regulasi ditambah dengan biaya baterai yang semakin murah dan "dinamika pasar" semuanya mengarah ke peralihan yang masuk akal. 

Saat ini, penjualan mobil listrik mendapatkan momentum stabil, di mana Mercedes menjual 16.000 unit EV dan 43.000 plugin hybrid di seluruh dunia dalam tiga bulan pertama 2021. Ini menyumbang 10 persen dari penjualan EV global.  

Namun perdebatan serius bagaimana elektrifikasi akan membuat sejumlah besar pekerjaan otomotif dihapus. Menurut laporan tersebut, Kallenius mengakui merakit powertrain listrik membutuhkan lebih sedikit tenaga kerja daripada kendaraan berbasis pembakaran.  

Menurut Autonews Eropa, masa transisi menuju EV dapat menciptakan "kegagalan ketenagakerjaan". Peringatan tersebut datang dari Joerg Hosmann, presiden IG Metall, serikat pekerja logam di Jerman dan serikat industri terbesar Eropa. Di mana berdasarkan survei lembaga IFO peralihan ke produksi mobil listrik murni dapat mengakibatkan 100.000 pekerja di industri tersebut menganggur pada 2025.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD