AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

25 Orang Positif Covid-19, Satgas Lockdown Kompleks Perumahan di Bogor

ECONOMICS
Putra Ramadhani/Kontri
Selasa, 18 Mei 2021 17:48 WIB
Sebanyak 25 orang yang tinggal di Perumahan Griya Melati Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor dikabarkan positif covid-19 hasil rapid antigen.
25 Orang Positif Covid-19, Satgas Lockdown Kompleks Perumahan di Bogor. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Sebanyak 25 orang yang tinggal di Perumahan Griya Melati Bubulak, Bogor Barat, Kota Bogor dikabarkan positif covid-19 hasil rapid antigen. Akses keluar masuk di perumahan pun diperketat.

Pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, Selasa (18/5/2021), nampak petugas keamanan sedang berjaga di depan pintu masuk perumahan. Setiap kendaraan yang akan masuk akan ditanyakan alasan dan tujuannya.

Kemudian, di depan perumahan terlihat spanduk terpampang cukup besar bertuliskan daerah zona merah covid-19. Selain itu, ada beberapa spanduk lain yang mengingatkan kepada protokol kesehatan.

Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengatakan di perumahan tersebut memang terdapat 25 orang yang dinyatakan positif hasil tes antigen.

"Ada 25 orang. Belum positif PCR baru tes antigen," kata Dedie, dikonfirmasi, Selasa (18/5/2021).

Dedie mengaku belum mengetahui pasti kronologi ataupun asal penularan covid-19 di perumahan tersebut. Dinas Kesehatan Kota Bogor masih melakukan tracing dan testing dengan swab PCR.

"Hasil antigen hanya dianggap sebagai indikasi awal dan belum menjadi data akurat. Dinas Kesehatan sudah mengantisipasi serta melakukan kontak tracing sehingga 70 orang dilakukan swab tes PCR. Kita masih menunggu hasil," tutup Dedie. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD