AALI
8125
ABBA
540
ABDA
0
ABMM
1310
ACES
1320
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2500
ADHI
730
ADMF
7750
ADMG
240
ADRO
1280
AGAR
400
AGII
1690
AGRO
2630
AGRO-R
0
AGRS
232
AHAP
58
AIMS
426
AIMS-W
0
AISA
222
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
615
AKRA
3510
AKSI
448
ALDO
635
ALKA
234
ALMI
232
ALTO
322
Market Watch
Last updated : 2021/07/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
449.34
-0.4%
-1.83
IHSG
6106.39
0.08%
+4.70
LQ45
841.82
-0.46%
-3.89
HSI
26192.32
-4.14%
-1129.66
N225
27833.29
1.04%
+285.29
NYSE
16552.38
0.59%
+96.48
Kurs
HKD/IDR 1,860
USD/IDR 14,480
Emas
841,757 / gram

Bantu Warga Terdampak PPKM Darurat, Pemkab Bekasi Tambah Dana Bansos Rp 1,5 Miliar

ECONOMICS
Abdullah M Surjaya/Sindo
Kamis, 22 Juli 2021 10:28 WIB
Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan anggaran tambahan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat.
Bantu Warga Terdampak PPKM Darurat, Pemkab Bekasi Tambah Dana Bansos Rp 1,5 Miliar. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah Kabupaten Bekasi menyiapkan anggaran tambahan bantuan sosial (bansos) untuk masyarakat. Penambahan ini dilakukan menyusul diperpanjangnya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga 25 Juli 2021 mendatang.

Plh Sekretaris Daerah, Kabupaten Bekasi, Herman Hanafi menjelaskan, pemerintah daerah sebelumnya telah menyiapkan bansos untuk PPKM Darurat hingga tanggal 20 Juli 2021. Bansos berupa beras maupun sembako itu sebagian sudah didistribusikan ke desa-desa.

”Kita siapkan anggaran Rp 1,5 miliar di Dinas Sosial,” katanya. 

Menurut dia, untuk jaring pengaman sosial di masa PPKM Darurat, pemerintah pusat juga telah menyiapkan berbagai bantuan yang akan segera disalurkan ke masyarakat. Pemkab Bekasi berupaya agar tidak terjadi duplikasi data penerima bantuan dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

”Maka itu kamu cek data-datanya agar tidak terjadi duplikasi. Agar mereka yang belum terdaftar sebagai penerima bantuan dari pusat ataupun provinsi bisa mendapatkan bantuan dari pemkab bekasi,” ungkapnya.

Untuk itu, skema pendistribusian sedang dilakukan oleh tim pemerintah daerah yang berkordinasi dengan Satgas Covid-19.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo dalam pernyataannya terkait perkembangan PPKM Darurat yang disampaikan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (20/07/21) malam menyampaikan, untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak, pemerintah mengalokasikan tambahan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp55,21 triliun. 

Anggaran tersebut akan digunakan untuk Bantuan Sosial Tunai (BST), Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa, Program Keluarga Harapan (PKH), bantuan sembako, bantuan kuota internet, dan subsidi listrik. Pemerintah juga memberikan insentif untuk usaha mikro informal sebesar Rp1,2 juta untuk sekitar 1 juta usaha mikro. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD