AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22229.52
2.35%
+510.46
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Banyak Potensi Bisnis, KBRI Jajaki Kerja Sama dengan Afrika Selatan

ECONOMICS
Dominique Hilvy Febriani
Jum'at, 08 Oktober 2021 11:15 WIB
Volume perdagangan Indonesia-Afrika Selatan sampai dengan Agustus 2021 telah melampaui nilai yang dicapai sebelumnya pada tahun 2019, yaitu sebesar USD 1,6 M.
Banyak Potensi Bisnis, KBRI Jajaki Kerja Sama dengan Afrika Selatan (FOTO:MNC Media)
Banyak Potensi Bisnis, KBRI Jajaki Kerja Sama dengan Afrika Selatan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel – Duta Besar Indonesia untuk Afrika Selatan, Salman Al Farisi menyebut, dalam rangka meningkatkan perdagangan Indonesia di Afrika Selatan, KBRI Pretoria dan Indonesian Trade and Promotion Center (ITPC) Johannesburg menggelar 'Business Matching' dengan perwakilan bisnis dari provinsi Mpumalanga, Afrika Selatan (06/10/2021). 

Kegiatan tersebut menghadir perwakilan perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, hospitality, infrastrukutur, otomotif, produk plastik, permesinan. 

Salman menyebut, setelah sempat melemah pada tahun 2020 akibat pandemi covid-19, volume perdagangan Indonesia-Afrika Selatan sampai dengan Agustus 2021 telah melampaui nilai yang dicapai sebelumnya pada tahun 2019, yaitu sebesar USD 1,6 miliar, berdasarkan data BPS. 

Namun demikian, neraca perdagangan surplus memihak Afrika Selatan dan belum mencerminkan potensi penetrasi produk Indonesia di pasar Afrika Selatan. Hal ini lah yang tengah coba digenjot oleh KBRI Pretoria dan ITPC Johannesburg. 

Potensi pasar Afrika (non-traditional market) bagi penetrasi ragam produk Indonesia dan potensi kerja sama dalam berbagai bidang, khususnya ekonomi, sudah waktunya untuk dibaca sebagai peluang yang dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Indonesia.  

Pertemuan berhasil mengidentifikasi sejumlah peluang bisnis, investasi dan kerja sama lainnya, antara lain pengadaan ban untuk kendaraan umum, pengadaan peralatan telekomunikasi seperti fibre optic, kerja sama pembangunan infrastruktur telekomunikasi yaitu penggelaran fibre optic, dan capacity building untuk generasi muda Afrika Selatan, khususnya di bidang teknologi informasi dan telekomunikasi serta pemberdayaan ekonomi melalui UMKM. 

“Saya menilai banyak peluang menarik yang dapat ditindaklanjuti, baik untuk perdagangan, investasi maupun capacity building. Beberapa proyek bahkan bukan hanya untuk pengerjaan di Afrika Selatan saja, tetapi juga di beberapa negara tetangga Afrika Selatan, seperti Botswana, Namibia, Mozambik, dan Malawi. KBRI Pretoria dan ITPC Johannesburg akan berupaya untuk mewujudkan peluang tersebut dalam waktu dekat," tutur Dubes Salman sebagaimana dikutip di laman Kementerian Luar Negeri RI (8/10/2021).

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD