AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Bawa Pertanian Jadi Lebih Kekinian, Kementan Siap Kembangkan Agro Ecotourism

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Rabu, 10 Agustus 2022 14:17 WIB
Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian ungkap sektor pertanian di Indonesia semakin berkembang modern, salah satunya akan dikembangkannya agro ecotourism.
Bawa Pertanian Jadi Lebih Kekinian, Kementan Siap Kembangkan Agro Ecotourism (Dok.MNC)
Bawa Pertanian Jadi Lebih Kekinian, Kementan Siap Kembangkan Agro Ecotourism (Dok.MNC)

IDXChannel - Kepala Biro Humas Kementerian Pertanian, Kuntoro Boga mengatakan bahwa saat ini sektor pertanian di Indonesia semakin berkembang modern dengan peran sejumlah generasi muda kekinian ke sektor pertanian.

Dahulu sektor pertanian yang hanya dimanfaatkan hasil dari komoditasnya, saat ini sektor pertanian di Indonesia memiliki potensi untuk dikembangkan ke arah lifestyle, yakni sektor kuliner atau agro ecotourism.

"Kita dengan Kemenparekraf, sudah berkomunikasi termasuk dengan pak Menteri sudah saling berkomunikasi, untuk memperkuat Agro ecotourims, itu bisa dilanjutkan lebih jauh dengan PKS (Perjanjian Kerjasama)," ujar Kuntoro Boga dalam dalam webinar Bakohumas, Kesiapan Menghadapi Krisis Pangan secara virtual, Rabu (10/8/2022).

Lebih lanjut Kuntoro Boga menjelaskan sektor pertanian di Indonesia ini cukup memiliki potensi yang cukup kuat untuk dikembangkan. Hal itu mampu meningkatkan kesejahteraan para petani.

Dari yang sebelumnya para petani hanya memanfaatkan hasil komoditas pertanian yang dihasilkan, ke depan dengan adanya perjanjian kerja sama bersama Kemenparekraf itu bisa juga dimanfaatkan untuk sektor pariwisata.

Sehingga para petani diharapkan bisa mempunyai nilai tambah, bukan hanya mendapat penghasilan dari hasil penjualan Komoditas yang dihasilkan, namun juga bisa mendapatkan pundi-pundi yang lebih dari pengembangan sektor pariwisata.

"Bagaimana agro ecotourism ini bisa menjadi pendorong peningkatan kesejahteraan petani, bagaiamana meningkatan pertanian kita, yang tadinya pertanian kita dari tradisional menjadi modern," pungkas Kuntoro Boga.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD