IDXChannel - Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman, memperluas program pompanisasi lahan pertanian hingga 1 juta hektare pada 2026 sebagai langkah antisipasi untuk menghadapi potensi kekeringan akibat fenomena El Nino yang diperkirakan terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Program tersebut melanjutkan upaya pada tahun sebelumnya yang telah menjangkau sekitar 1,2 juta hektare lahan. Selain pompanisasi, pemerintah juga menyiapkan tambahan irigasi perpompaan (irpom) untuk 1 juta hektare lahan guna memastikan ketersediaan air bagi tanaman padi saat musim kering.
“Potensi kekeringan sudah kita antisipasi sejak awal melalui pompanisasi. Tahun lalu sudah 1,2 juta hektare, dan tahun ini kita tambah lagi 1 juta hektare agar produksi tetap terjaga," katanya dalam keterangan resmi pada Senin (9/3/202).
Meskipun terdapat ancaman kekeringan, Amran menegaskan bahwa sektor pangan nasional dinilai cukup kuat menghadapi berbagai tantangan, termasuk dinamika geopolitik global maupun potensi El Nino. Menurutnya, produksi dan stok pangan nasional masih dalam kondisi aman.
"Kita juga tidak terlalu terpengaruh dengan kondisi geopolitik global maupun potensi El Nino. Produksi kita kuat, stok kita aman,” ujarnya.