AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

BBM Subsidi Langka, 1.500 Nelayan di Muaragembong Bekasi Gagal Melaut 

ECONOMICS
Yohannes Tohap
Kamis, 30 Juni 2022 12:42 WIB
Sekitar 1.500 nelayan di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi tak bisa melaut imbas kelangkaan BBM subsidi.
BBM Subsidi Langka, 1.500 Nelayan di Muaragembong Bekasi Gagal Melaut  (Dok.MNC)
BBM Subsidi Langka, 1.500 Nelayan di Muaragembong Bekasi Gagal Melaut  (Dok.MNC)

IDXChannel - Sekitar 1.500 warga yang berprofesi sebagai nelayan di Desa Pantai Bahagia, Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi tak bisa melaut. Hal ini disebabkan langkanya bahan bakar minyak (BBM) jenis solar dan pertalite bersubsidi.

Nelayan Muaragembong sehari-harinya mendapatkan BBM bersubsidi di SPBU Batujaya, Kabupaten Karawang. Namun, belakangan ini SPBU tersebut tak lagi bisa melayani lantaran kuota bersubsidi banyak terjual pada sektor pertanian.

”Di Muaragembong tidak ada SPBU, jadi nelayan biasanya beli BBM bersubsidi di Batujaya Karawang, nah sekarang mereka kesulitan melaut karena tidak bisa mendapatkan BBM,” ucap Sekretaris Desa Pantai Bahagia, Ahmad Qurtubi, Kamis (20/6/2022). 

Adanya kesulitan mendapatkan BBM, tambah Ahmad, membuat desanya mengajukan pembangunan SPBU khusus untuk nelayan di kawasan Desa Pantai Bahagia atau Pantai Mekar: Mengingat kebutuhan nelayan ditaksir cukup besar setiap harinya.

"Nelayan yang menggunakan perahu jenis ketinting butuh lebih 10 liter pertalite per hari, kalau yang pakai perahu jenis jukung butuh 30 sampai 40 liter solar per hari, makanya kami minta supaya dibangun SPBU khusus untuk nelayan,” ungkapnya. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD