AALI
8450
ABBA
220
ABDA
6050
ABMM
4300
ACES
615
ACST
186
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
735
ADMF
8275
ADMG
168
ADRO
4150
AGAR
294
AGII
2210
AGRO
595
AGRO-R
0
AGRS
93
AHAP
103
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
181
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1620
AKRA
1365
AKSI
320
ALDO
670
ALKA
288
ALMI
388
ALTO
174
Market Watch
Last updated : 2022/10/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
532.03
-0.42%
-2.25
IHSG
7059.21
-0.25%
-17.41
LQ45
1006.35
-0.43%
-4.33
HSI
17831.83
-1%
-180.32
N225
27172.40
-0.51%
-138.90
NYSE
14087.38
-1.23%
-174.65
Kurs
HKD/IDR 1,933
USD/IDR 15,185
Emas
835,647 / gram

Bertemu Bos Air Products, Jokowi Harap Rencana Investasi USD15 M Ditindaklanjuti

ECONOMICS
Raka Dwi Novianto
Jum'at, 13 Mei 2022 06:20 WIB
Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Chairman dan CEO Air Products, Seifi Ghasemi, di Hotel Ritz Carlton, Washington DC.
Bertemu Bos Air Products, Jokowi Harap Rencana Investasi USD15 M Ditindaklanjuti (Dok.MNC)
Bertemu Bos Air Products, Jokowi Harap Rencana Investasi USD15 M Ditindaklanjuti (Dok.MNC)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo menerima kunjungan Chairman dan CEO Air Products, Seifi Ghasemi, di Hotel Ritz Carlton, Washington DC, Kamis, 12 Mei 2022. Dalam sambutannya, Presiden menekankan pentingnya implementasi rencana investasi perusahaan asal Amerika Serikat tersebut.

“Saya menyambut baik penandatanganan MoU di Dubai, November 2021 yang lalu. Sebagai implementasi rencana tersebut pada 24 Januari lalu, saya telah lakukan groundbreaking industri hilirisasi coal to DME di Bukit Asam. Saya berharap semua rencana investasi tersebut dapat segera ditindaklanjuti,” ucap Presiden Jokowi.

Sementara itu, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia saat ditemui usai pertemuan mengatakan, dari rencana investasi Air Products sebesar USD15 miliar, untuk saat ini sudah terealisasi tahap pertama sebesar USD7 miliar. 

“Adalah _project_ DME, metanol di Balongan, dan mau membangun juga metanol di Cepu, sisanya kita akan bikin hidrogen yang akan dibangun di Indonesia dengan memanfaatkan bendungan-bendungan yang dimiliki negara,” ucap Bahlil.

Bahlil juga menyampaikan, dari hasil diskusi Presiden dengan CEO Air Products, terdapat juga rencana akan membangun industri dari hulu ke hilir di bidang petrokimia. 

“Sekarang tugasnya adalah pemerintah Indonesia harus segera mengeksekusi. Karena uangnya sudah ada, project nya sudah ada. Saya pikir pertemuan hari ini dengan Bapak Presiden dengan pak Seifi ini menunjukkan bahwa investasi di Indonesia tidak hanya dikuasai suatu negara tertentu tapi sudah merata,” ujar Bahlil.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan tersebut Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. 

(IND) 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD