sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BI Sebut Volatilitas Rupiah Terjaga Dibanding Korea dan Malaysia, Meski Terdepresiasi 7,74 Persen

Economics editor Anggie Ariesta
30/09/2026 13:28 WIB
BI menegaskan gejolak atau volatilitas pergerakan nilai tukar rupiah masih jauh lebih stabil dan terkendali dibandingkan dengan mata uang negara-negara Asia.
BI Sebut Volatilitas Rupiah Terjaga Dibanding Korea dan Malaysia, Meski Terdepresiasi 7,74 Persen. (Foto: Anggie Ariesta/iNews Media Group)
BI Sebut Volatilitas Rupiah Terjaga Dibanding Korea dan Malaysia, Meski Terdepresiasi 7,74 Persen. (Foto: Anggie Ariesta/iNews Media Group)

Di tengah tekanan dolar AS yang melanda kawasan regional, volatilitas rupiah tercatat berada di level 7,30 persen. Angka ini dinilai jauh lebih tenang dibandingkan volatilitas mata uang Won Korea Selatan yang menyentuh 15,6 persen, Peso Filipina sebesar 8,7 persen, serta Ringgit Malaysia yang berada di level 8,59 persen.

“In terms of stabilitas, in terms of volatility, kita sebenarnya better off dibandingkan peers kita: 7,30 persen volatility kita dibandingkan dengan beberapa negara, Korea itu 15,6 persen, Filipina itu 8,7 persen, kemudian even Malaysia itu 8,59 persen volatilitasnya,” jelas Erwin.

Adapun dari sisi laju pelemahan, pergerakan mata uang Garuda dipastikan masih bergerak searah dengan tren depresiasi kawasan akibat faktor eksternal global.

“Kita bergerak beriringan dengan peers kita. Memang kita secara year to date di posisi tanggal 29 September kita terdepresiasi 7,74 persen dibandingkan posisi kita akhir tahun,” tuturnya.

Untuk mengimbangi celah defisit pada neraca transaksi berjalan, Bank Indonesia terus mengoptimalkan strategi penyeimbang (balancing) dari pos transaksi modal (capital account). Langkah ini ditempuh melalui penguatan bauran kebijakan untuk menarik aliran masuk modal asing (capital inflow) demi mengamankan pasokan valas di pasar domestik.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement