"Yang dulunya USD100 ribu per orang per bulan, kita turunkan USD50 ribu per orang per bulan. Kami persiapkan, kami akan turunkan lagi menjadi USD25 ribu sehingga pembelian dolar AS sampai dengan atau di atas USD25 ribu itu harus pakai underlying," kata Perry.
(Rahmat Fiansyah)