Berbasis di Malaysia, AirAsia merupakan maskapai penerbangan berbiaya rendah terbesar di Asia Tenggara.
Fernandes mengatakan kepada wartawan bahwa AirAsia telah melewati periode terberat pada kuartal kedua. Ia memperkirakan kondisi akan membaik karena AirAsia telah menyesuaikan tarif untuk mencerminkan biaya bahan bakar yang lebih tinggi. (Wahyu Dwi Anggoro)