Seturut itu, Anin menegaskan kepada jajaran Kadin di daerah untuk memanfaatkan momentum penyesuaian tarif dagang dengan AS.
Sejumlah industri bakal mendapat keuntungan dari kesepakatan tarif dagang, mulai dari industri tekstil, alas kaki, furnitur, hingga elektronik. Sehingga, katanya, industri dalam negeri mesti memperluas kapasitas produksinya, bahkan bisa melakukan diversifikasi produk.
"Bagaimana kita meningkatkan kapasitas produksi sehingga bisa menghasilkan ekspor dan devisa yang lebih. Jadi justru kita harus berpikir bukan hanya defensif dari sisi bertahan, tapi kalau sudah dibuka jalan (penyesuaian tarif), bagaimana (caranya agar) bisa ofensif," tuturnya.
(NIA DEVIYANA)