sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bos Pertamina: Indonesia Bisa Jadi Pusat Produksi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Economics editor Suparjo Ramalan
02/10/2023 19:02 WIB
Bos Pertamina optimistis Indonesia bisa menjadi pusat produksi bahan bakar ramah lingkungan seperti biodiesel, biofuel, dan biogas.
Bos Pertamina: Indonesia Bisa Jadi Pusat Produksi Bahan Bakar Ramah Lingkungan. (Foto: MNC Media)
Bos Pertamina: Indonesia Bisa Jadi Pusat Produksi Bahan Bakar Ramah Lingkungan. (Foto: MNC Media)

Pertamina pun sudah memproduksi Bioenergi yang berasal dari bahan baku organik, yaitu Biodiesel 35 persen (B35). Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut merupakan campuran bahan bakar nabati berbasis CPO atau sawit, yaitu FAME, dengan kadar 35 persen, sementara 65 persen lainnya adalah solar.

Dari aktivitas produksi dan supplai Bioenergi atau Biofuel, Pertamina menargetkan adanya penurunan karbon emisi (Co2) mencapai 35 juta ton pada 2024. Hingga tahun lalu, perseroan mampu menekan emisi karbon hingga di angka 28 juta ton.

"Di 2022 ini bisa menurunkan 28 juta ton Co2 di 2024, nanti kita bisa menargetkan 35 juta ton Co2 yang bisa kita kurangi dari program ini (biofuel)," ucapnya.

Menurut Nicke, Indonesia perlu mengikuti jejak Brazil dan India yang menjadikan Biofuel sebagai salah satu sumber energi menuju energi baru dan terbarukan (EBT). Dia pun memastikan program Biofuel menjadi konsentrasi utama Pertamina saat ini. 

(FRI)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Berita Rekomendasi

Berita Terkait
Advertisement
Advertisement