AALI
9950
ABBA
408
ABDA
0
ABMM
1560
ACES
1260
ACST
240
ACST-R
0
ADES
2990
ADHI
1075
ADMF
7800
ADMG
202
ADRO
1935
AGAR
328
AGII
1475
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
186
AHAP
73
AIMS
432
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1080
AKRA
4330
AKSI
400
ALDO
860
ALKA
238
ALMI
248
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/12/09 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.28
0.9%
+4.55
IHSG
6643.93
0.61%
+40.13
LQ45
952.51
0.73%
+6.92
HSI
24254.86
1.08%
+257.99
N225
28725.47
-0.47%
-135.15
NYSE
0.00
-100%
-16853.57
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,345
Emas
823,818 / gram

BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Data Calon Penerima Subsidi Upah Rp1 Juta ke Menaker

ECONOMICS
Michelle Natalia
Jum'at, 30 Juli 2021 15:35 WIB
BPJS Ketenagakerjaan memberikan data satu juta orang calon penerima, yang berhak mendapatkan dana bantuan subsidi upah dari pemerintah Rp1 juta.
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Data Calon Penerima Subsidi Upah Rp1 Juta ke Menaker (FOTO: MNC Media)
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Data Calon Penerima Subsidi Upah Rp1 Juta ke Menaker (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan memberikan data satu juta orang calon penerima, yang berhak mendapatkan dana bantuan subsidi upah dari pemerintah Rp1 juta. Adapun estimasi yang akan menerima bantuan subsidi gaji/upah ini sebanyak 8,7 juta orang.


"Jumlah data yang diserahkan hari ini 1 juta calon akan menerima BSU dari estimasi 8,7 juta. Data ini dinamis melihat sesuai dengan peraturan perlindungan pekerja," ujar Menaker Ida Fauziyah bersama Direktur BPJS Ketenagakerjaan dalam Konferensi Pers Penyerahan Data Calon Penerima BSU 2021, Jumat (30/7/2021).


Adapun aturan baru itu tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 14 Tahun 2020 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah Bagi Pekerja/Buruh Dalam Penanganan Dampak COVID-19 yang ditetapkan pada 28 Juli 2021.


Dalam Permenaker tersebut, BSU diberikan dalam bentuk uang sebesar Rp500.000 per bulan selama dua bulan yang dibayarkan sekaligus sebesar Rp1 juta.


Permen ini juga menyebutkan, gaji atau upah sebagaimana dimaksudkan adalah gaji/upah terakhir yang dilaporkan oleh perusahaan atau pemberi kerja kepada BPJS Ketenagakerjaan dan tercatat di BPJS Ketenagakerjaan terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap.


"Sumber data dari BPJS Ketenagakerjaan dinilai paling akurat dan lengkap serta akuntabel dan valid oleh pemerintah sebagai dasar pemberian membagikan BSU," kata Menaker Ida Fauziyah. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD