"Mereka sharing dengan kita bagaimana mereka melakukan Sensus Ekonomi di China. Mereka mengirimkan tim ke kami dari National Statistic Office-nya China. Bahkan karena China negaranya sangat besar, penduduknya sangat banyak, mereka menerjunkan 2,1 juta petugas Sensus di negara China pada tahun 2024. Kami baru-baru menerjunkan 251.000 penduduk Sensus di Indonesia," jelas Amalia.
Selain China, BPS juga memperlihatkan bahwa komitmen serupa secara konsisten dijalankan oleh negara-negara maju setiap lima tahun sekali.
Amerika Serikat melalui U.S. Census Bureau rutin melaksanakan Economic Census sebagai instrumen pengukuran resmi pemerintah terhadap aktivitas bisnis, di mana data Sensus Ekonomi 2022 dilaporkan mulai dirilis secara bertahap sejak Januari 2024 dengan cakupan data hingga tingkat kabupaten dan kota.
Sementara itu, Jepang menerapkan model dua survei berkala lima tahunan yang dikomandoi oleh Kementerian Dalam Negeri dan Statistics Bureau.
Dua instrumen di Negeri Sakura tersebut terdiri dari Economic Census for Business Frame untuk mengidentifikasi struktur dasar usaha yang terakhir dilaksanakan pada Juni 2021, serta Economic Census for Business Activity untuk mendalami aktivitas manajemen seluruh perusahaan di Jepang yang operasional lapangannya sedang berlangsung di sepanjang tahun 2026 ini.