IDXChannel - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta agar warga Jakarta untuk menyampaikan data yang sebenarnya saat melaksanakan Sensus Ekonomi 2026. Hal ini disampaikannya dalam acara Deklarasi Sensus Ekonomi bersama Badan Pusat Statistik (BPS) di Kantor Balai Kota Jakarta, Senin (13/7).
"Saya mengimbau bagi warga Jakarta di mana pun, kapan pun yang kemudian disensus, untuk menyampaikan apa adanya," kata Pramono, Senin (13/7/2026).
Menurut Pramono kebenaran data dalam sensus ini akan digunakan untuk mengambil kebijakan ekonomi secara teknokratis oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ke depan. Oleh karenanya, masyarakat tidak perlu menutupi kondisi ekonominya.
"Susah ya susah, senang ya senang, kaya ya kaya, miskin ya miskin, gitu. Biasanya orang kita ini kalau kaya ngaku miskin enggak ya? Atau kalau miskin ngaku kaya enggak ya?" kelakar Pramono.
"Tapi intinya adalah data ini betul-betul kita gunakan untuk referensi bagaimana kita membangun Jakarta," lanjut Pramono," sambungnya.