Tekanan inflasi yang terekam dalam Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Mei 2026 (0,28 persen mtm) terpantau bergerak lebih tinggi dibandingkan dengan kondisi pada April 2026 yang hanya mengalami inflasi sebesar 0,13 persen mtm.
Dengan capaian pada Mei tersebut, laju inflasi tahun kalender (Januari–Mei 2026) kini bertengger di angka 1,35 persen, sementara tingkat inflasi tahunan (year on year/yoy) menyentuh level 3,08 persen.
BPS menegaskan kembali bahwa kelompok pengeluaran yang menorehkan angka inflasi paling tinggi serta memberikan andil terbesar pada Mei disumbang oleh sektor transportasi, yakni dengan nilai inflasi 0,61 persen dan andil terhadap IHK sebesar 0,07 persen.
(Febrina Ratna Iskana)