sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

BGN Masih Nunggak Rp1,6 Triliun ke Pihak Ketiga, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan

Economics editor Felldy Utama
17/07/2026 16:44 WIB
Wakil Kepala BGN mengungkapkan mengungkap pihaknya masih memiliki tunggakan kepada pihak ketiga pada 2025 sebesar Rp1,6 triliun.
BGN Masih Nunggak Rp1,6 Triliun ke Pihak Ketiga, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan. (Foto: iNews Media Group)
BGN Masih Nunggak Rp1,6 Triliun ke Pihak Ketiga, Ada untuk EO hingga Jasa Konsultan. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap pihaknya masih memiliki tunggakan kepada pihak ketiga pada 2025 sebesar Rp1,6 triliun.

Hal ini diungkap Arum saat menyampaikan laporan keuangan BGN tahun anggaran 2025 kepada Komisi IX DPR RI, di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

"Yang pertama adalah tunggakan 2025. Ada Rp1,6 triliun yang sudah selesai dilaksanakan, maksudnya kegiatannya sudah selesai dilaksanakan namun belum dibayarkan. Akan dibayarkan dengan mekanisme tunggakan melalui DIPA tahun 2026," kata Arum dalam paparannya.

Arum menjelaskan bahwa saat ini BGN dalam proses melakukan revisi-revisi anggaran dengan Direktorat Jenderal Anggaran (DJA) Kementerian Keuangan. Dalam prosesnya, kata dia, ada beberapa ketentuan yang disyaratkan untuk bisa dilakukan kajian terlebih dahulu oleh Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Inspektorat, dan BPKP.

"Itu yang menyebabkan kami mungkin minta maaf kepada seluruh pihak ketiga yang mungkin ada tagihan kepada BGN belum bisa semuanya kami laksanakan, kami bayarkan karena masih ada proses," tuturnya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement