AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Bukan Permodalan, Sandiaga Uno Beberkan Perkembangan Sektor Usaha Terhambat Karena Ini

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Kamis, 23 Juni 2022 19:24 WIB
Sandiaga Uno mengatakan masalah permodalan bukan menjadi jawaban untuk kemajuan sebuah bisnis usaha.
Sandiaga Uno mengatakan masalah permodalan bukan menjadi jawaban untuk kemajuan sebuah bisnis usaha.
Sandiaga Uno mengatakan masalah permodalan bukan menjadi jawaban untuk kemajuan sebuah bisnis usaha.

IDXChannel - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan masalah permodalan bukan menjadi jawaban untuk kemajuan sebuah bisnis usaha.

Sebab menurutnya, pemerintah sudah menggelontorkan dana berupa KUR (Kredit Usaha Rakyat) yang bisa dengan mudah diakses pada UMKM untuk mengembangkan usahanya. Namun masalah permodalan bukanlah satu-satunya jalan keluar dalam perkembangan bisnis usaha.

"Bantuan KUR untuk 3,4 juta pelaku Ekraf juga sudah mencapai Rp129 triliun, namun permasalahan masih ada," ujar Sandiaga Uno dalam acara Peluncuran Program Literasi Keuangan #IbuBerbagiBijak2022, Kamis (23/6/2022).

Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan masalah lain adalah pelatihan dan pendampingan para UMKM, perizinan, pemasaran serta juga pembukuan keuangan yang baik ini menjadi salah satu tantangan.

Oleh karena itu peningkatan kemampuan SDM khususnya dalam hal literasi keuangan menjadi modal yang tidak kalah penting untuk mengelola modal yang telah dimiliki.

"Perlu kita tingkatkan kemapuan SDM khususnya literasi keuangan," sambungnya.

Menparekraf Sandiaga Uno menjelaskan malah pembukuan dan literasi digital menjadi hal yang penting dalam membaca iklim usaha yang ada saat ini. Sebab pasca pandemi terjadi pergeseran pola transaksi yang dilakukan oleh masyarakar menggunakan sistem pembayaran digital.

"Kuncinya adalah inovasi, adaptasi dan kolaborasi, dengan bingkai 3G, apa itu, Gercep (Gerak Cepat) Geber (Gerak Bersama), dan Gaspol (Garap Semua Potensi Online)," pungkasnya.

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD