IDXChannel - Bulog memastikan menjaga stabilitas harga dan stok pangan menjelang Ramadan 2026. Salah satu caranya dengan menerapkna pola seperti saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
"Menghadapi Ramadan dan Idul Fitri, Bulog akan menerapkan pola pengamanan pasar yang sama seperti saat Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, dengan turun langsung ke lapangan bersama seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga dan pasokan," kata Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, Kamis (5/2/2026).
Rizal menambahkan hingga 2 Februari 2026, Perum Bulog mengelola ketersediaan stok beras sebesar 3,3 juta ton. Stok itu terdiri dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) sebesar 3,22 juta ton dan stok komersial sebesar 95.523 ton.
Selain cadangan beras, Bulog juga mengelola persediaan komoditas pangan strategis lainnya, terdiri dari gula pasir 11.675 ton, jagung 53.637 ton, serta minyak goreng sebesar 15.475 kiloliter.
"Stok pangan tersebut di berbagai wilayah Indonesia sebagai instrumen utama dalam mendukung stabilitas harga dan kepastian pasokan menjelang Ramadan, Idul Fitri, maupun Imlek," katanya.