sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Cabai Rawit di Halmahera Utara Tembus Rp150 Ribu per Kg, Kemendag Tambah Pasokan

Economics editor Tangguh Yudha
30/10/2026 14:50 WIB
Pengiriman 7 ton cabai rawit tersebut merupakan bagian dari kerja sama distribusi pangan antardaerah yang difasilitasi Kemendag bersama Bank Indonesia.
Cabai Rawit di Halmahera Utara Tembus Rp150 Ribu per Kg, Kemendag Tambah Pasokan. Foto: iNews Media Group.
Cabai Rawit di Halmahera Utara Tembus Rp150 Ribu per Kg, Kemendag Tambah Pasokan. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Harga cabai rawit di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, telah mencapai Rp150 ribu per kg. Merespons tingginya harga tersebut, Kementerian Perdagangan (Kemendag) memfasilitasi pengiriman 7 ton cabai rawit dari Probolinggo, Jawa Timur untuk menambah pasokan.

Menteri Perdagangan (Mendag), Budi Santoso atau akrab disapa Busan mengungkap tambahan pasokan diharapkan dapat membantu menstabilkan harga sekaligus mengurangi kesenjangan harga pangan antarwilayah, terutama menjelang Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).

"Untuk mengatasi kesenjangan harga bapok antarwilayah, Kemendag mendorong kerja sama pasokan antara daerah sentra produksi dan daerah yang membutuhkan. Melalui fasilitasi ini, kami berharap tambahan pasokan dapat menjaga keseimbangan harga, serta memastikan masyarakat memperoleh bapok dengan harga yang terjangkau," ujar Busan di Jakarta, Jumat (30/10/2026).

Ia menjelaskan, pengiriman 7 ton cabai rawit tersebut merupakan bagian dari kerja sama distribusi pangan antardaerah yang difasilitasi Kemendag bersama Bank Indonesia Perwakilan Maluku Utara. Distribusi juga mendapat dukungan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui program Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).

"Fasilitasi ini dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan harga dan kebutuhan pasokan di daerah tujuan," katanya.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement