IDXChannel - Perum Bulog mengungkapkan modus pengoplosan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) menjadi beras premium. Beras tersebut diketahui dibeli melalui aplikasi resmi Klik SPHP.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan, proses pembelian beras melalui aplikasi Klik SPHP sebenarnya dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Namun, beras yang telah dibeli tersebut kemudian diduga disalahgunakan oleh pelaku yang merupakan oknum pemilik Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog.
"Kami temukan oknum yang membeli beras tersebut melalui program Klik SPHP. Jadi proses pembeliannya itu sesuai prosedur, ya. Proses pembeliannya melalui Klik SPHP sesuai prosedur," kata Rizal dalam konferensi pers, Jakarta, dikutip Jumat (30/10/2026).
Menurut Rizal, aplikasi Klik SPHP digunakan oleh RPK maupun pengecer pasar yang telah terdaftar dalam sistem Bulog. Setiap pembeli memiliki data identitas yang tercatat, baik di kantor Bulog daerah maupun pusat.