Dari hasil penelusuran, Bulog menemukan rekaman kamera pengawas (CCTV) serta dokumen surat jalan yang mencatat aktivitas keluar masuk beras. Data tersebut kemudian dicocokkan dengan catatan pemasaran internal Bulog untuk mengidentifikasi pemilik RPK yang melakukan pembelian.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, Bulog berhasil mengidentifikasi seorang pemilik RPK berinisial RH. RH diketahui merupakan seorang wiraswasta yang terdaftar sebagai mitra RPK Bulog.
Tim Satuan Pengawasan Internal (SPI) Bulog kemudian mendatangi alamat RH di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. Namun, yang bersangkutan tidak ditemukan di kediamannya.
"Setelah dicek ternyata yang bersangkutan tidak ada di rumah, dan rumahnya sedang dibongkar. Nah, kemudian dari nomor handphone yang kami miliki kami hubungi yang bersangkutan. Nah, setelah kami hubungi, kami tracking dengan teman-teman Polri, alhamdulillah oknum RH tersebut kami tangkap," ujarnya.
(Dhera Arizona)