AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Catat! RI Swasembada Beras Tahun Ini

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Selasa, 30 November 2021 16:05 WIB
Presiden Jokowi memastikan Indonesia tahun ini tidak sama sekali impor beras. Seluruh kebutuhan beras nasional berasal dari produksi para petani.
Indonesia Swasembada Beras Tahun Ini (FOTO: MNC Media)
Indonesia Swasembada Beras Tahun Ini (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memastikan Indonesia tahun ini tidak sama sekali impor beras. Seluruh kebutuhan beras nasional berasal dari produksi para petani alias swasembada beras

"Tahun 2021, sampai hari ini, kita belum melakukan impor beras sama sekali. Dan kenyataannya stok kita masih pada posisi yang sangat baik," ujar Jokowi usai menanam padi bersama petani di Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (30/11/2021).

Jokowi mengatakan secara keseluruhan Provinsi Jawa Timur mampu memproduksi 5,7 juta ton beras untuk memenuhi kebutuhannya sendiri maupun menyuplai daerah lainnya secara nasional.
Ia yakin kemampuan produksi beras di Jatim akan meningkat apalagi ada tambahan dua bendungan besar yang baru saja diresmikan.

"Saya rasa ini ada sebuah tambahan produktivitas dari petani yang dihasilkan karena memang banyak sekali bendungan-bendungan yang telah selesai dibangun pada tahun-tahun sebelumnya. Ini mulai kelihatan hasil dari produktivitas kenaikan di petani sehingga memunculkan total produksi di seluruh tanah air ini menjadi merangkak naik," tuturnya.

Selain menanam padi, Jokowi juga menyerap permasalahan yang terjadi pada petani. Itu berkaitan dengan pupuk, alat produksi, dan lain sebagainya. "Akan kita bicarakan di Jakarta dan agar juga Menteri Pertanian menyelesaikan hal kesulitan-kesulitan yang ada di lapangan ini secepat-cepatnya," pungkas Jokowi. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD