IDXChannel – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan skema pembiayaan pengadaan 105.000 unit mobil pick-up untuk operasional Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak menambah beban fiskal baru dalam APBN. Pengadaan kendaraan tersebut dilakukan oleh PT Agrinas Pangan Nusantara dan ditargetkan rampung secara bertahap hingga akhir 2026.
Purbaya menjelaskan, pembiayaan program ini menggunakan skema pinjaman dari bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara). Kementerian Keuangan selanjutnya akan membayar cicilan pinjaman tersebut setiap tahun.
“Komposisi dana Kopdes Merah Putih adalah meminjam dari bank Himbara. Kewajiban Kementerian Keuangan adalah mencicil pinjaman tersebut sekitar Rp40 triliun per tahun selama enam tahun ke depan,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Senin (23/2/2026).
Menurutnya, pembayaran cicilan tidak berasal dari tambahan anggaran baru, melainkan dari alokasi Dana Desa yang memang telah dianggarkan setiap tahun. Dengan demikian, kebijakan ini disebut hanya mengubah mekanisme belanja, bukan menambah beban fiskal.
“Tidak ada tambahan dari sisi fiskal karena dananya dipindahkan dari Dana Desa yang memang setiap tahun sudah kita belanjakan. Sekarang hanya cara belanjanya yang berubah,” jelasnya.
Payung hukum kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 7 Tahun 2026 tentang Pengelolaan Dana Desa Tahun Anggaran 2026 yang berlaku sejak 12 Februari 2026.
Dalam aturan tersebut disebutkan bahwa penyesuaian alokasi untuk mendukung implementasi Kopdes Merah Putih mencapai 58,03% dari pagu Dana Desa setiap desa, atau secara nasional setara Rp34,57 triliun.
Sebagai informasi, total pagu Dana Desa dalam APBN 2026 ditetapkan sebesar Rp60,57 triliun. Dengan kebijakan ini, lebih dari separuh anggaran tersebut akan diarahkan untuk mendukung program Kopdes Merah Putih, termasuk cicilan kendaraan operasional, pembangunan gerai fisik, hingga penguatan sistem pergudangan di desa.
Pemerintah menilai skema ini tetap menjaga disiplin fiskal sekaligus mempercepat penguatan ekosistem koperasi desa di seluruh Indonesia.
(Shifa Nurhaliza Putri)