AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

Covid-19 di RI Meningkat, Epidemilog: Potensi Seperti Kasus Delta 2021 Tetap Ada 

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Kamis, 13 Januari 2022 15:31 WIB
Dampak moderat dalam kenaikan kasus ini artinya beban di fasilitas kesehatan (Faskes) dan kematian masih tidak terlalu banyak.
Covid-19 di RI Meningkat, Epidemilog: Potensi Seperti Kasus Delta 2021 Tetap Ada 
Covid-19 di RI Meningkat, Epidemilog: Potensi Seperti Kasus Delta 2021 Tetap Ada 

IDXChannel - Epidemiolog dari Universitas Griffith, Australia, Dicky Budiman menjelaskan meski saat ini kasus Covid-19 di Indonesia menunjukkan tren peningkatan kasus. Namun, potensi atau dampak yang dialami Indonesia terkait kenaikan kasus ini masih moderat (menengah).

Ia menjelaskan dampak moderat dalam kenaikan kasus ini artinya beban di fasilitas kesehatan (Faskes) dan kematian masih tidak terlalu banyak. Artinya saat ini dampaknya belum atau tidak seperti kasus varian Delta pada tahun sebelumnya. Namun, Dicky menyebut potensi keparahan akibat varian Omicron juga bisa saja terjadi.

"Potensi akan menyamai atau mendekati. Bisa saja dan tetap ada. Karena ini sesuatu yang sangat dinamis, tapi setidaknya bahwa ini akan ada yang meninggal dan masuk ICU itu sulit dihindari," kata Dicky, saat dihubungi MNC Portal, beberapa waktu lalu.

Dicky menjelaskan bahwa potensi masuk rumah sakit dan kematian akan sulit dihindari karena orang yang mengalami sakit diprediksi akan jauh lebih banyak daripada kasus varian Delta. Bahkan Omicron ini juga menjadi serius karena orang yang sudah divaksinasi lengkap sekalipun, bisa menjadi kelompok yang dapat terinfeksi. 

"Karena kemampuan reinfeksi Omicron ini 3 kali lebih dari varian-varian lain. Sehingga kita jangan sampai ternina bobokan dengan istilah yang membuatnya terkesan ringan," tutup Dicky.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD