AALI
12925
ABBA
197
ABDA
0
ABMM
3280
ACES
1010
ACST
163
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
670
ADMF
8050
ADMG
187
ADRO
3310
AGAR
354
AGII
1975
AGRO
960
AGRO-R
0
AGRS
127
AHAP
61
AIMS
244
AIMS-W
0
AISA
160
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
930
AKRA
1025
AKSI
232
ALDO
925
ALKA
298
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/20 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.40
0.61%
+3.27
IHSG
6918.14
1.39%
+94.81
LQ45
1015.18
0.69%
+6.97
HSI
20717.24
2.97%
+596.56
N225
26739.03
1.27%
+336.19
NYSE
0.00
-100%
-15044.52
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,664
Emas
870,562 / gram

Dampak Pandemi Covid-19, Jokowi Soroti Inflasi hingga Kelangkaan Kontainer di RI

ECONOMICS
Fahreza Rizky
Jum'at, 03 Desember 2021 12:52 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pandemi Covid-19 berdampak besar pada sektor perekonomian.
Dampak Pandemi Covid-19, Jokowi Soroti Inflasi hingga Kelangkaan Kontainer di RI
Dampak Pandemi Covid-19, Jokowi Soroti Inflasi hingga Kelangkaan Kontainer di RI

IDXChannel - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan pandemi Covid-19 berdampak besar pada sektor perekonomian. Wabah ini menyebabkan terjadinya inflasi, kelangkaan kontainer dan energi, hingga kenaikan harga produsen.

Jokowi ingin jajaran Kepala Kesatuan Wilayah (Kasatwil) mengantisipasi dampak tersebut karena bisa lari ke sektor sosial keamanan-ketertiban masyarakat.

"Pandemi juga berefek pada langkanya kontainer, hati-hati langkanya kontainer artinya distribusi barang ke sebuah negara, ke sebuah pulau, ke sebuah kota, provinsi bisa terganggu. Jangan dianggap remeh hal hal seperti ini," ucap Jokowi saat memberi arahan Kasatwil 2021 di Bali, Jumat (3/12/2021).

Jokowi juga menyoroti kelangaan energi di mana sejumlah negara mulai mengalaminya. Kemudian 
pandemi juga berdampak pada inflasi yang menyebabkan turunnya daya beli masyarakat.

"Masyarakat mau beli sesuatu yang biasanya 10 menjadi 15. Yang 10 menjadi 12. Menjadi mahal. Hati-hati juga urusan inflasi. Jajaran Polri harus juga tau mengenai ini," imbuhnya.

Pandemi, sambung dia, juga menyebabkan kenaikan harga produsen yang berdampak pada kenaikan harga konsumen. "Artinya biaya di produksi pabrik, di manufaktur, di industri naik. Kelihatannya gak berdampak apa-apa kenaikan biaya produsen. Hati hati. Kalau harga di produsen naik larinya harga di konsumen juga naik masyarakat jadi berat membeli sesuatu, dampak pandemi ini ke mana-mana," tutupnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD