Formulasi pembiayaan yang tengah dipersiapkan ini secara khusus difokuskan untuk menyokong proyek-proyek yang bersifat produktif, memenuhi kelayakan bisnis, serta memiliki proyeksi arus kas yang terukur. Melalui pendekatan tersebut, kucuran dana diharapkan dapat mendongkrak performa operasional korporasi sekaligus menjaga kelangsungan bisnis jangka panjang.
Di luar pilar pendanaan, agenda penyehatan ini turut menitikberatkan pada penguatan tata kelola korporasi (good corporate governance), penguatan disiplin manajemen risiko, serta perancangan model bisnis yang lebih sehat. Dony menggarisbawahi bahwa setiap bentuk kucuran pembiayaan wajib dialokasikan secara presisi dan terukur pada proyek-proyek yang terbukti memiliki kelayakan komersial.
Melalui skema ini, pemerintah berharap proses restrukturisasi BUMN Karya tidak sekadar memulihkan neraca keuangan perusahaan, melainkan juga menumbuhkan kedisiplinan bisnis sekaligus mempertebal fundamental usaha.
Pemerintah menargetkan implementasi kebijakan ini mampu membuat PT PP dan Adhi Karya semakin kompeten dalam menuntaskan proyek-proyek strategis nasional. Di samping itu, program penyehatan tersebut diharapkan dapat menghasilkan nilai tambah yang optimal bagi negara serta menyokong akselerasi pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
(Febrina Ratna Iskana)