AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Dapat Keuntungan Besar, Ini Cara Kerja Para Bandar Saham

ECONOMICS
Shifa Nurhaliza
Kamis, 29 Juli 2021 15:22 WIB
Bandar saham adalah pihak yang memiliki banyak uang atau saham. Mereka bisa berupa individu, kelompok orang, atau bahkan institusi tertentu.
Dapat Keuntungan Besar, Ini Cara Kerja Para Bandar Saham. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bandar saham adalah pihak yang memiliki banyak uang atau saham. Mereka bisa berupa individu, kelompok orang, atau bahkan institusi tertentu. Dengan dana besar tersebut, seorang bandar bisa mengendalikan harga saham. Tujuannya tentu saja untuk memperoleh keuntungan.

Mengutip berbagai sumber, Kamis (29/7/2021), biasanya bandar menargetkan saham kecil. Alasannya, harga saham-saham tersebut masih sangat fluktuatif atau mudah naik-turun.

Sementara itu, jika menargetkan saham besar atau big cap, bandar memerlukan dana yang sangat besar untuk menggerakkan harganya. Secara garis besar, bandar membeli membeli saham ketika harganya masih sangat rendah. Mereka membelinya dalam jumlah besar, bisa ribuan bahkan ratusan ribu lot sekaligus.

Dengan adanya pembelian besar dari bandar, investor melihat bahwa ada kemungkinan harga saham akan terus naik. Mereka mengira ada peluang baik yang membuat investor memercayakan dana kepada perusahaan tersebut.

Lalu, mereka pun mengikuti aktivitas bandar. Mereka ikut membeli saham yang sebenarnya belum terbukti baik dari segi fundamental dan teknikal. Karena permintaan terhadap saham tersebut makin tinggi, harga saham pun ikut naik. 

Ketika harganya sudah sangat tinggi, di situlah bandar beraksi dengan menjual semua sahamnya di perusahaan tersebut. Bandar mendapat keuntungan besar, tetapi tidak dengan investor lain yang sudah terlanjur membeli di harga atas.

Untuk para investor, agar terhindar dari Bandar saham tersebut lebih baik pilih saham dengan fundamental baik, perhatikan posisi bid dan offer, perhatikan posisi order book, lakukan transaksi dengan volume secukupnya, dan perhatikan broker yang melakukan transaksi. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD